CxJxP53zWR7EqL6IG36o0bOZq2GoVzf0i6VeUrEr
Kisah Sukses, Pesan Hidup, dan Kata-Kata Motivasi Thomas Alva Edison

Kisah Sukses, Pesan Hidup, dan Kata-Kata Motivasi Thomas Alva Edison


Siapa sih yang tak kenal dengan Thomas Alva Edison? Sebagian besar orang di dunia ini pasti tahu akan sosok beliau. Ya, beliau adalah seorang penemu lampu pijar dan penemuan lainnya yang telah membawa banyak perubahan dalam peradaban serta kemajuan umat manusia.

Pad artikel kali ini, saya akan sedikit membagikan kisah hidup dari Thomas Alfa Edison yang mungkin bisa menginspirasi dan motivasi untuk kalian untuk terus semangat dan bermimpi, serta bangkit dari kegagalan. Selamat membaca.

Kisah Sukes Thomas Alfa Edison 

1. Disebut Sebagai Orang Idiot

Mungkin tak banyak yang menyangka orang sejenius Thomas Alfa Edison disebut sebagai anak idiot ketika dirinya duduk di bangku sekolah dasar. Sebenarnya dia tidak bodoh, dia hanya tidak bisa mengikuti pelajaran di sekolah. Dia sangat bosan dengan cara belajar di sekolah.

Cara terbaik baik Thomas Alfa Edison untuk belajar adalah dengan banyak bertanya kepada ibunya. Ketika di sekolah, dia hanya diminta duduk manis dan memperhatikan gurunya menjelaskan, kemudian menghafalnya. Hal itu membuat Thomas tidak tertarik sama sekali.

Ia sering melontarkan pertanyaan-pertanyaan yang yang muncul dalam benaknya dan hal itu dinilai tidak masuk akal oleh gurunya. Beberapa pertanyaan yang sering Thomas tanyakan kepada gurunya itu:
  1. Kenapa ayam berbulu dan manusia tidak berbulu?
  2. Kenapa bulu manusia berbeda dengan bulu ayam?
  3. Bagaimana bulu ayam bisa menempel pada tubuhnya?

2. Banyak Belajar Dari Sang Ibu, Nancy

Karena diperlakukan sebagai anak bodoh di sekolahnya, Thomas berpikir kalau dirinya benar-benar anak yang bodoh. Tapi sang Ibu terus membangun rasa percaya dirinya. Beliau mengeluarkan Thomas dari sekolah dan dia hanya belajar di sekolah formal selama 3 bulan.

Thomas belajar materi-materi dasar sekolah seperti membaca, menuls, dan berhitung dari sang Ibu. Beliau memperkenalkan ilmu pengetahuan alam, sejarah, dan sastra kepada Thomas melalui buku-buku. Sang ibu akhirnya membuatkan sebuah laboratorium kecil di rumahnya karena Thomas memiliki minat tinggi pada percobaan.

Cara mengajar  yang dilakukan oleh sang Ibu ternyata semakin meningkatkan semangat Thomas untuk menimba ilmu. Karakter yang dibangun oleh ibunya menjadikan Thomas lebih dewasa dibandingkan anak-anak seusianya.

Nancy  mendidk Thomas dengan cara mendedikasikan seluruh waktunya untuk kehidupan Thomas. Ia juga tidak memaksakan kehendak, tapi selalu berusaha mengembangkan pengalaman dan mencari berbagai cara yang menarik agar rasa ingin tahu dan keinginan Thomas bisa berkembang.

3. Sudah Bekerja di Usia 12 Tahun

Kemudian di usia 12 tahun Thomas memutuskan untuk bekerja. Dia berjualan koran di sebuah jalur kereta api di sepanjang rute dari Pot Huron ke Detroit. Lalu pada tahun 1861, terjadi perang saudara antara negara bagian utara dan selatan. Kejadian ini telah menarik perhatian banyak orang. Thomas memanfaatkan peluang ini dengan membeli sebuah alat cetak tua dan mencetak korannya sendiri bernama Weekly Herald ketika dirinya berusia 15 tahun.

4. Memiliki Pendengaran Kurang Baik

Thomas Alfa Edison memiliki pendengaran yang kurang baik, tapi dia tidak tuli. Dia hanya mengalami gangguan pendengaran. Ada yang menyebutkan kalau penyebabnya diakibatkan oleh penyakit, tapi ada juga yang mengatakan karena kecelakaan dimana petugas stasiun memukul Thomas karena terjadi kebakaran di kereta akibat laboratoriumnya.

Tapi Thomas tidak mengeluh akan gangguan yang terjadi pada indra pendengarannya. Ia menganggap hal itu sebagai sebuah keuntungan karena ia menjadi lebih banyak waktu untuk berpikir ketimbang mendengarkan pembicaraan kosong.

5. Awal Kesuksesan

Thomas mendaftarkan hak paten pertamanya untuk alatl electric vote recorder, tapi tidak ada orang yang membelinya. Kemudian Thomas membuat alat lainnya yang bisa menarik minat banyak orang.

Thomas beralih untuk menjual peralatan komersil. Dia berhasil mengembangkan stock ticker dan menjualnya kepada sebuah perusahaan seharga $40.000. Dengan uang tersebut, Thomas kemudian membangun sebuah laboratorium kecil dan perushaan di Menlo Park, New Jersey.

6. Percobaan Lampu Pijar

Pada tahun 1877, Thomas melakukan percobaan untuk membuat lampu pijar. Dia mencurahkan tenaga, waktu, uang, serta pikirannya supaya berhasil membuatnya. Persoalan pertama yang muncul adalah dia harus menemukan bahan yang bisa berpijar, tetapi tidak terbakar ketika dialiri arus listrik. Thomas telah melakukan 6.000 percobaan dari setiap bahan yang berbeda.

Kerja keras Thomas akhirnya terbayar tuntas karena berhasil menciptakan lampu listrik pertama yang bisa menyala selama 40 jam pada tahun 1879. Satu tahun kemudian dia mendirikan perusahaan bernama General Electric.

Pesan Dari Cerita Thomas Alfa Edison

Salah satu pesan yang bisa kita ambil dari cerita di atas adalah pantang menyerah. Banyak orang yang menyerah, padahal hanya butuh beberapa langkah lagi untuk sampai pada keberhasilan. Satu kalimat yang beliau ucapkan yang tidak akan pernah saya lupakan:
saya pasti akan sukses karena telah menghabiskan percobaan saya yang gagal.”
Thomas sudah mulai bekerja ketika berumur 12 tahun dan terus bekerja hingga akhir hayatnya. Sepanjang hidupnya, beliau telah mematenkan sekitar 1.093 hasil temuannya, termasuk lampu pijar, gramofon, dan kamera film. Ketiga penemuannya itu bisa membangkitkan industri listrik, rekaman, dan film yang sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat hingga saat ini.

Pesan yang bisa diambil dari cerita Thomas Alfa Edison:
  • Pantang menyerah,
  • Optimis dalam segala hal,
  • Jeli dalam melihat peluang,
  • Isi sendiri


Kata – Kata Bijak dan Motivasi dari Thomas Alfa Edison

1. “I have not failed. I’ve just found 10.000 ways that won’t work.”
“Saya belum gagal. Saya baru saja menemukan 10.000 cara yang tidak akan berhasil.”

2. “What you are will show in what you do.”
Apa yang Anda inginkan terlihat dari apa yang Anda lakukan.”

3. "Just because something doesn’ do what you planned it you to do doesn’t mean it’s useless.”
Hanya karena sesuatu tidak sesuai dengan apa yang kamu rencanakan, tidak berarti itu tidak berguna.”

4. "To invent, you need a good imagination and pile of junk.”
“Untuk menciptakan sesuatu, Anda butuh imajinasi yang baik dan tumpukan sampah.”

5. "Your worth consists in what you are and not in what you have.”
“Nilai diri Anda ditentukan oleh siapa diri Anda dan bukan apa yang Anda miliki.”

6. “Not everything of value in life comes from books – experience the world.”
“Tidak semua yang berharga dalam hidup berasal dari buku – milikilah pengalaman.”

7. “The value of an idea lies in the using of it.”
“Nilai dari sebuah ide terletak pada pengunaannya.”

8. “Hard work, nothing to divert my thought, clear air and simple food made my life very pleasent.”
“Kerja keras, tidak ada yang mengalihkan pikiran saya, udara segar dan makanan sederhana membuat hidup saya sagat menyenangkan.”

9. “Vision without execution is hallucination.”
“Visi tanpa eksekusi adalah halusinasi.”

10. “You can’t realize your dream unless you have one to begin with.”
“Anda tidak bisa mewujudkan mimpi Anda kecuali Anda punya Impian untuk memulainya.”

11. “Opportuniy is missed by most people because it is dressed in overalls and looks like work.”
“Peluang dilewatkan oleh kebanyakan orang karena mereka memandang kesempatan seperti pekerjaan.”

12. “If we did all the things we are capable of, we would literally and ostound ourselves.”
Jika kita melakukan semua hal yang kita mampu, kita benar-benar akan mengejutkan diri kita sendiri.”

13. “We shall have no better conditions in the future if we are satisfied with all those which we have at present.”
“Kita tidak akan memiliki kondisi yang lebih baik di masa depan jika kita puas dengan semua yang kita miliki saat ini.”

14. “I’ve never made a mistake. I’ve only learned from experience.”
“Saya tidak pernah melakukan kesalahan. Saya hanya belajar dari pengalaman.”

15. “I don’t live with the past; I am living for to-day and to-morrow.”
“Saya tidak hidup dengan masa lalu; Saya hidup untuk hari ini dan besok.”

16. “What a man’s mind can create, man’s character should control.”
“Apa yang dapat dibuat oleh pikiran seseorang, karakternyalah yang harus mengendalikan.”

17. “I readily absorb ideas from every source, frequently starting where the last person left off.”
“Saya siap menyerap ide-ide dari setiap sumber, sangat sering memulai dari mana orang terakhir meninggalkan ide tersebut.”

 18. “Inspiration can be found in a pile of junk. Sometimes, you can put it together with a good imagination and invent something.”
“Inspirasi dapat ditemukan di tumpukan sampah. Terkadang, Anda dapat menyatukannya dengan imajinasi yang baik dan menciptakan sesuatu yang baru.”

 19. “Show me a thoroughly satisfied man and I will show you a failure.”
“Tunjukkan pada saya orang yang benar-benar puas dan saya akan menunjukkan Anda kegagalan.”

 20. “Success is 90% perspiration and 10% inspiration!”
“Sukses adalah 90% keringat dan 10% inspirasi!”

21. “Good fortune often happens when opportunity meets with preparation.”
“Nasib baik sering terjadi ketika kesempatan bertemu dengan persiapan.”

 22. “Our greatest weakness lies in giving up. The most certain way to succeed is always to try just one more time.”
“Kelemahan terbesar kita terletak pada ‘menyerah’. Cara paling pasti untuk sukses adalah selalu mencoba sekali lagi.”

 23. “Never get discouraged if you fail. Learn from it. Keep trying.”
“Jangan pernah berkecil hati jika Anda gagal. Belajarlah darinya. Terus mencoba.”

24. “Many of life’s failures are people who did not realize how close they were to success when they gave up.” 
“Banyak kegagalan hidup dikarenakan orang-orang yang tidak menyadari seberapa dekat mereka dengan kesuksesan ketika mereka menyerah.”

25. “Discontent is the first necessity of progress.”
“Ketidakpuasan adalah kebutuhan pertama dari kemajuan.”

26. “Surprises and reverses can serve as an incentive for great accomplishment. There are no rules here, we’re just trying to accomplish something.” 
“Kejutan dan pembalikan dapat berfungsi sebagai insentif dalam pencapaian besar. Tidak ada aturan di sini, kami hanya berusaha mencapai sesuatu.”

 27. “I am not discouraged, because every wrong attempt discarded is another step forward.”
“Saya tidak berkecil hati, karena setiap upaya salah yang dibuang adalah langkah maju.”

 28. “I have far more respect for the person with a single idea who gets there than for the person with a thousand ideas who does nothing.” 
“Saya jauh lebih menghormati orang dengan satu ide dan menyelesaikannya daripada orang dengan seribu ide yang tidak melakukan apa-apa.”

29. “The thing I lose patience with the most is the clock. Its hands move too fast.”
“Hal yang paling membuat saya kehilangan kesabaran adalah jam. Jarum jam bergerak terlalu cepat.”

30. “I didn’t fail 1000 times. The light bulb was an invention with 1000 steps.”
“Saya tidak gagal 1000 kali. Bola lampu adalah penemuan dengan 1000 langkah.”

31. “There is no substitute for hard work.”
“Tidak ada pengganti untuk kerja keras.”

32. “There’s a way to do it better – find it.”
“Ada cara untuk melakukannya dengan lebih baik – temukan cara itu.”

33. “Nearly every man who develops an idea works it up to the point where it looks impossible, and then he gets discouraged. That’s not the place to become discouraged.” 
“Hampir setiap orang yang mengembangkan sebuah ide berhasil sampai pada titik di mana itu terlihat mustahil, dan kemudian dia menjadi kecil hati. Itu bukan tempat untuk berkecil hati.”

34. “We shall have no better conditions in the future if we are satisfied with all those which we have at present.” 
“Kita tidak akan memiliki kondisi yang lebih baik di masa depan jika kita puas dengan semua yang kita miliki saat ini.”

35. “Time is really the only capital that any human being has and the thing that he can least afford to waste or lose.” 
“Waktu benar-benar satu-satunya modal yang dimiliki manusia mana pun dan hal yang paling tidak bisa ia sia-siakan atau hilangkan.”

36. “The man who doesn’t make up his mind to cultivate the habit of thinking misses the greatest pleasure in life.” 
“Orang yang tidak memutuskan untuk menumbuhkan kebiasaan berpikir, akan kehilangan kesenangan terbesar dalam hidup.”

37. “Someday, man will harness the rise and fall of the tides, imprison the power of the sun, and release atomic power.” 
“Suatu hari, manusia akan memanfaatkan pasang surutnya gelombang, memenjarakan kekuatan matahari, dan melepaskan kekuatan atom.”

38. “I never view mistakes as failures. They are simply opportunities to find out what doesn’t work.” 
“Saya tidak pernah melihat kesalahan sebagai kegagalan. Mereka hanyalah peluang untuk mencari tahu apa yang tidak berhasil.”

39. “If parents pass enthusiasm along to their children, they will leave them an estate of incalculable value." 
“Jika orang tua memberikan antusiasme kepada anak-anak mereka, mereka akan meninggalkan sebuah nilai yang tak terhitung.”

40. “People are not remembered by how few times they fail, but by how often they succeed. Every wrong step is another step forward.”
“Orang tidak diingat oleh berapa kali mereka gagal, tetapi oleh seberapa sering mereka berhasil. Setiap langkah yang salah adalah langkah kemajuan.”

41. “The three great essentials to achieve anything worthwhile are: Hard work, Stick-to-itiveness, and Common sense.”
 “Tiga hal penting untuk mencapai sesuatu yang berharga adalah: Kerja keras, berpegang teguh pada akal, dan akal sehat.”

 42. “Maturity is often more absurd than youth and very frequently is most unjust to youth.”
“Kedewasaan sering lebih absurd daripada anak muda dan sangat sering tidak adil bagi mereka.”

 43. “Everything comes to him who hustles while he waits.” 
“Semuanya datang kepadanya yang bergegas saat dia menunggu.”

 44. “I never did a day’s work in my life. It was all fun.” 
“Saya tidak pernah melakukan pekerjaan sehari pun dalam hidup saya. Itu semua menyenangkan.”

45. “We don’t know a millionth of one percent about anything.”
“Kami tidak tahu apapun tentang sepersejuta dari satu persen.”

46. “The chief function of the body is to carry the brain around.”
“Fungsi utama tubuh adalah untuk membawa otak berkeliling.”

47. “The best thinking has been done in solitude. The worst has been done in turmoil.”
“Pemikiran terbaik telah dilakukan dalam kesendirian. Yang terburuk telah terjadi dalam kekacauan.”

48. “The doctor of the future will give no medicine but will instruct his patient in the care of the human frame, in diet and in the cause and prevention of disease. They may even discover the germ of old age.”
“Dokter masa depan tidak akan memberikan obat tetapi akan menginstruksikan pasiennya untuk melakukan perawatan, dalam diet dan pengetahuan akan pencegahan penyakit. Mereka bahkan mungkin menemukan kuman usia tua.”

49. “I have friends in overalls whose friendship I would not swap for the favor of the kings of the world.” 
“Saya punya teman-teman dalam lingkaran persahabatan yang tidak akan saya tukarkan dengan kenikmatan yang dimiliki oleh raja-raja di dunia.”


Referensi: Everydaypower.com
SHARE
Cecepkocep
Breaks the Limits!

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment