CxJxP53zWR7EqL6IG36o0bOZq2GoVzf0i6VeUrEr

Perbedaan Kuliah dan SMA yang Akan Membuatmu Senyum Sendiri

Cecepkocep.com - Setelah lulus SMA, kamu akan menghadapi lingkungan baru salah satunya adalah kuliah. Banyak perbedaan yang akan kamu rasakan ketika kuliah nanti. Ya, karena perbedaan kuliah dan sekolah itu sangat jauh.

Jangan harap kuliah itu santai seperti halnya FTV yang sering kamu tonton. Kuliah itu tidak sekedar berangkat pagi, pakai baju bebas, rebutan angkutan umum, bahkan tidak kuliah sama sekali. Pengalaman saya, kesan kuliah seperti itu tidak ada.

Ingin tahu lebih banyak perbedaan kuliah dan sekolah? Simak ulasannya di bawah.

Perbedan dari Sisi Kelas dan Akademik

Perbedaan Kuliah dan SMA


1. Jumlah Orang

Kalau di sekolah biasanya satu kelas itu akan diisi hingga 45 orang dan tidak pindah-pindah kelas. Sementara di universitas isinya tidak lebih dari 40 orang. Bahkan dalam satu kelas itu ada yang 15-20 orang.

Selain itu kuliah itu kelasnya tidak dinamis, yaitu kita akan pindah-pindah kelas sesuai mata kuliah yang diambil. Bahkan kita bisa sekelas sama adik tingkat yang sudah mengambil mata kuliah meskipun belum waktunya. Atau kamu juga bisa sekelas sama kakak tingkat yang sedang ngulang.

2. Sistem Kredit Semester (SKS)

Ketika baru baru masuk di tahun pertama, mata kuliah di semester satu biasanya akan dipaket supaya kamu tidak kaget. Sebagian besar universitas di Indonesia menerapkan sistem SKS ini.

Selama semester 1 berjalan, kamu akan dibimbing oleh dosen atau senior yang memberikan penjelasan tentang sistem SKS. Setelah itu kamu akan mendapatkan tujuan akademik untuk semester selanjutnya.

3. Pengambilan Mata Kuliah yang Fleksibel

Kalau di SMA kamu harus benar-benar mengikuti semua mata pelajaran yang disediakan oleh sekolah. Jadi selama setahun itu kamu akan belajar itu-itu aja. Sementara kalau kuliah itu kamu bisa mengambil mata kuliah dengan fleksibel.

Tapi tetap saja ya setiap keputusan yang kamu ambil memiliki konsekuensinya. Kalau kamu ngedrop mata kuliah, berarti kamu malas dan berhenti di tengah jalan. Kalau nyodok berarti mengambil mata kuliah yang seharusnya belum tersedia untuk angkatan kamu dan sudah memenuhi persyaratan untuk mengikuti mata kuliah tersebut.

4. Dosen Pembimbing

Hampir setiap universitas menyediakan satu dosen pembimbing akademik atau lebih untuk setiap mahasiswa. Perannya hampir sama dengan guru BK ketika SMA, hanya saja dosen pembimbing akademik itu eksklusif, yaitu untuk melayani kamu seorang.

Dosen pembimbing akademik akan memandu kamu dalam merencanakan perkuliahan supaya sesuai dengan minat dan kemampuan yang kamu punya. Oleh sebab itu kamu harus memiliki hubungan yang sangat erat dengannya.

Perannya beda banget kan sama guru BK ketika SMA?

5. Buku

Waktu SMA dulu kamu hanya menggunakan satu buku untuk satu mata pelajaran. Paling ditambah dengan satu LKS. Ketika kuliah juga menggunakan satu buku untuk setiap mata kuliahnya, hanya kamu membutuhkan buku lain untuk menambah referensi.

Kamu bisa mencari buku-buku referensi di perpustakaan jurusan kamu. Atau bisa juga browsing di internet. Berat bukan? Kalau kamu mengambil mata kuliah yang sesuai dengan minat, kamu tidak akan merasa terbebani.

6. Penelitian

Kamu benar-benar harus membuat penelitian ilmiah jika ingin mendapatkan gelar sarjana. Berbeda sekali dengan di SMA dulu dimana cuma sekedar netes-netesin cairan ke tabung reaksi.

Ketika kuliah nanti, kamu akan diajarkan cara menyusun penelitian ilmiah dengan baik dan benar. Kamu akan diberikan cara perhitungannya dengan akurat sesuai dengan topik yang kamu pilih.

Meskipun kamu masuk jurusan ilmu sosial seperti Sosiologi, Antropologi, Hukum, Ekonomi, dan Sejarah, kamu tetap harus melakukan penelitian ilmiah seperti halnya jurusan sains. Ketika memutuskan jadi mahasiswa, kamu sudah menjadi seorang ilmuwan. Keren kan?

7. Skripsi

Penelitian yang kamu lakukan itu akan dituangkan dalam bentuk skripsi. Pencapaian intelektualitas kamu sebagai mahasiswa akan tertuang dalam skripsi. Jadi sebaiknya jangan asal-asalan dalam membuat skripsi supaya hasilnya oke.

Maksimalkan sumber daya yang kamu punya untuk membuat skripsi yang bagus. Misalnya dengan mengikuti mata kuliah lainnya. Sehingga kamu akan mendapatkan bumbu tambahan lain untuk menyusun skripsi.

8. Pengajar

Para dosen biasanya memiliki jam rutin setiap harinya seperti orang kantoran. Jadi kamu bebas untuk menghubungi mereka, tidak perlu sungkan dan ragu. Kamu tidak harus malu-malu datang ke kantor seperti ke ruang guru dulu ketika SMA.

Dosen itu akan senang pada mahasiswa yang suka nanya-nanya. Tapi jangan sampai nanya-nanya topik lain ya selain yang bersangkutan dengan akademik. Sesuaikan juga dengan waktu yang dia miliki dan jangan lupa untuk tetap sopan ketika akan menghadap mereka.

Baca juga: 9 Daftar Persiapan Kuliah Pertama Untuk Mahasiswa Baru

Perbedaan dari Sisi Sosial dan Non Akademik

Perbedaan Kuliah dan SMA
Membosankan ya kalau melihat perbedaan sekolah dan kuliah jika dilihat dari sisi akademik saja. Karena kuliah itu tidak hanya bergelut dengan ngerjain tugas, dapat nilai A, dan mendengarkan dosen.

Banyak sekali pelajaran yang akan kamu dapatkan ketika kuliah, diantaranya adalah sosial. Seperti apa ya? yuk terus simak…

1. Waktu Nongkrong

Waktu nongkrong antara anak kuliah dan SMA itu berbeda banget. Pas zaman SMA, kamu hanya bisa nongkrong di waktu weekend saja atau setelah jam sekolah, itupun kalau tidak capek setelah bimbel.

Ketika kuliah nanti kamu bebas nongkrong kapanpun. Bolos itu bukanlah masalah dosa besar yang harus disidang lalu orang tua kamu dipanggil menghadap dosen. Kamu berhak memutuskan kemana langkahmu dan manajemen waktu dengan baik.

Perbedaan pola pikir anak sma dan kuliah cukup jauh. Kamu bebas memutuskan untuk tidak masuk kelas demi mengerjakan sesuatu yang memang menurut kamu itu penting dan mendesak. Tapi tetap saja setiap tindakan yang kamu pilih memiliki konsekuensi, termasuk tidak masuk kelas.

Waktu SMA kamu cuma bisa nongkrong sama teman-teman satu geng saja, misalnya teman sekelas atau teman ekstrakulikuler. Ketika kuliah kamu bebas nongkrong dengan siapapun, seperti dengan senior dan junior tanpa ada rasa sungkan dan malu sedikitpun.

2. Ospek

Ospek di SMA itu biasanya hanya untuk ajang gencet-gencetan. Tapi kalau ospek kuliah itu  berbeda dimana tujuannya yaitu untuk mendekatkan kamu dengan teman seangkatan dan senior. Soalnya bisa saja nanti kamu bisa satu kelas bersama dengan mereka.

Daripada bengong di kelas tidak ada yang kenal, mending pasang muka di awal supaya bisa kenal dengan mereka. Pengaruhnya sangat besar kalau kamu punya teman di setiap angkatannya.

3. Waktu Luang

Waktu luang yang dimiliki oleh mahasiswa itu lebih banyak dibandingkan ketika SMA dulu. Bayangkan saja libur semester saja bisa sampai 3 bulan. Kalau kamu kuliah di jurusan yang tidak terlalu sibuk, mungkin waktu luangmu akan lebih banyak lagi.

Waktu luang tersebut bisa kamu gunakan untuk eksplor hobi dan kemampuan yang terpendam. Kamu bisa mengikuti UKM yang jumlahnya sangat banyak mulai dari olahraga, musik, klub debat, naik gunung, teater, dan masih banyak lagi.

Kuliah adalah momen yang sangat tepat untuk membangung networking yang lebih luas. Salah satu caranya yaitu dengan mengikuti berbagai kegiatan kampus.

Baca juga: Jangan Salah Pilih! Inilah Pentingnya Memilih Jurusan Kuliah

4. Pertemanan

Kamu akan merasakan bagaimana perbedaan teman SMA dan kuliah. Pertemanan kamu ketika SMA akan terasa di sekolah saja. Tapi ketika kuliah kamu bisa bersama mereka kapanpun dan dimanapun.

Kalau kamu ngekos bareng tentu kamu bakal bersama dengan mereka setiap hari. Kamu bakalan melakukan sesuatu bersama mereka seperti makan, tidur, jalan-jalan. Sehingga jalinan pertemanan kamu akan lebih erat dibanding ketika SMA dulu.

Ketika kuliah nanti, lakukan semua yang ingin kamu mau selama itu tidak bertentangan dengan hukum. Eksplor apapun yang menjadi minat kamu, gunakan waktu sebaik-baiknya, perkenalkan dirimu dengan banyak orang, dan jangan membatasi dirimu untuk belajar apapun yang kamu mau.

Menurutmu enakan sekolah atau kuliah nih? Perbedaannya sangat mencolok ya dengan zaman SMA dulu, meskipun ada juga persamaan sekolah dan kuliah. Manfaatkan masa-masa muda kamu dengan kegiatan yang bermanfaat demi menatap masa depan yang lebih baik.

Itulah ulasan saya tentang perbedaan kuliah dan SMA. Jangan lupa untuk share artikel ini sosial media supaya teman kamu banyak yang tahu ya. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Related Posts
Cecepkocep
Breaks the Limits!

Related Posts

Post a Comment