Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

6 Tips Memulai Bisnis Usaha Warung Kopi

tips memulai usaha warung kopi

Dalam beberapa waktu ke belakang ini usaha warung kopi telah berkembang sangat pesat. Saat ini sudah ada platform yang menyediakan pelatihan barista untuk mereka yang ingin terjun ke dalam bisnis kedai atau warung kopi. Bahkan pelatihan barista sudah tersedia dalam program Kartu Prakerja.

Perkembangan bisnis kedai kopi juga tidak terlepas dari industri kopi yang terus saja berevolusi. Gelombang third wave coffee telah membuat usaha warung kopi menjadi lebih berkemang pesat. Warung kopi yang dibuat tidak hanya dibuat untuk orang tua yang ingin duduk santai saja.

Banyak generasi muda penikmat kopi bermunculan dan telah membuat kopi tidak hanya sebatas minuman biasa saja. Mereka telah membuat kopi menjadi bagian dari gaya hidup. Hal ini tentu saja menimbulkan banyak anak-anak muda yang mulai terjun ke dalam bisnis kedai kopi.

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda persiapkan sebelum memulai bisnis kedai kopi.

1. Modal

Hal pertama yang sangat perlu Anda perhitungkan ketika ingin memulai bisnis adalah modal yang dimiliki. Nah untuk memulai bisnis kedai kopi, modal yang dibutuhkan sangat bervariasi. Modal yang paling utama untuk bisnis ini hanyalah kopi dan air panas saja.

Anda sudah bisa memulai bisnis kedai kopi dengan modal dibawah Rp1 juta. Modal tersebut digunakan untuk membeli peralatan dan bahan bakunya saja. Setelah itu Anda tinggal memulai dengan membuat kedai kopi yang sederhana.

Karena modal yang Anda miliki sangat terbatas, jangan memaksa untuk membuat kedai kopi yang mewah. Sesuaikan saja dengan kemampuan dan budget yang Anda miliki.

2. Target Konsumen

Sebelum memulai bisnis kedai kopi, tentukan terlebih dahulu siapa target konsumen Anda. Pikirkan, siapakah target yang tepat untuk bisnis kedai kopi Anda. Karena target konsumen ini akan mempengaruhi strategi bisnis yang Anda buat. 

Anda bisa menganalisisnya terlebih dahulu mulai dari berapakah penghasilan target konsumen Anda. Kemudian apa kira-kira pekerjaan mereka dan seperti apa cita rasa kopi yang mereka inginkan. Dengan begitu Anda akan memahami dengan baik target konsumen Anda.

Menentukan target konsumen ini sangat penting karena strategi pemasaran untuk setiap target konsumen ini sangat berbeda. Strategi bisnis kedai kopi untuk para pekerja tentu saja berbeda dengan strategi untuk para mahasiswa atau pelajar.

Dari analisis target konsumen, Anda bisa tahu strategi apa yang akan Anda lakukan di langkah selanjutnya. Misalnya dimana lokasi yang tepat yang sesuai dengan target konsumen Anda. Kemudian desain coffee shop yang diperlukan harus seperti apa.

Bahkan Anda juga harus memperhatikan harga yang sesuai dengan target konsumen. Harga untuk para pekerja tentu saja sangat berbeda dengan para pelajar atau mahasiswa.

3. Mencari Supplier

Supplier juga memiliki peranan yang sangat penting untuk bisnis kedai kopi karena merekalah yang akan menyuplai bahan dasarnya. Jika target konsumen Anda adalah kalangan menengah ke bawah, Anda akan mudah menemukan supplier di pasaran.

Tapi jika target konsumen Anda adalah kalangan menengah ke atas, Anda harus mencari supplier yang berkualitas baik. Karena target konsumen seperti itu lebih mementingkan cita rasa dibandingkan harga. Oleh sebab itu supplier juga harus menyediakan kopi yang sudah dijual banyak di pasaran.

4. Konsep

Untuk menarik banyak pelanggan, Anda tentu saja harus memiliki konsep kedai kopi yang unik dan berbeda dari yang lain. Kedai kopi yang Anda miliki harus memiliki konsep yang bisa melekat di pikiran para pelanggan. Hal inilah yang akan membuat bisnis kedai kopi Anda berbeda dengan kedai kopi yang lain.

Terlebih lagi, anak muda zaman sekarang itu lebih suka dengan konsep yang instagrammable. Sehingga mereka bisa dengan pede mengunggah foto ke Instagram.

Untuk konsep bisnisnya bisa Anda sesuaikan dengan target konsumen Anda. Jika konsep kedai kopi yang akan Anda buat adalah minimalis, maka menu kopi yang dibuat pun juga harus berkonsep minimalis.

Tapi apapun konsep yang Anda buat harus tetap mengedepankan kenyamanan konsumen. Terlebih lagi sebagian besar orang ingin pergi ke kedai kopi itu untuk bersantai entah itu sendiri atau nongkrong bareng teman-temannya.

5. Lokasi Bisnis

Apapun bisnis yang Anda jalani, lokasi yang strategis menjadi salah satu faktor yang bisa menentukan kesuksesan bisnis Anda. Lokasi akan menentukan apakah bisnis Anda akan berkembang atau tidak. Konsep yang sebelumnya Anda buat juga bisa disesuaikan dengan lokasi bisnis Anda.

Jika Anda mengusung konsep kedai kopi yang minimalis, Anda harus memilih lokasi yang dekat dengan banyak orang. Jika konsep yang Anda buat adalah kafe, maka Anda harus mencari lokasi yang sangat berdekatan dengan mall, kampus, kantor, atau sekolahan.

6. Promosi Bisnis

Banyak sekali strategi promosi bisnis yang bisa Anda lakukan mulai dari mulut ke mulut, memasang banner, hingga media sosial. Jika target konsumen Anda adalah generasi milenial, promosi di Instagram dan Tiktok adalah pilihan yang sangat tepat.

Bisnis kedai kopi Anda akan cepat berkembang jika lokasinya dekat dengan kampus, mall, sekolah, dan kantor. Anda juga bisa memaksimalkan promosi dengan beriklan di sosial media.

Itulah beberapa tips cara membuka usaha warung kopi yang bisa Anda coba. Anda memang membutuhkan persiapan yang matang sebelum benar-benar terjun ke dalam  bisnis ini. Semoga bermanfaat.
Cecepkocep
Cecepkocep Breaks the Limits!

Post a Comment for "6 Tips Memulai Bisnis Usaha Warung Kopi"

Berlangganan via Email