Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

11 Tips Hidup Hemat Mahasiswa Biar Ngga Boros

tips menabung mahasiswa
Kehidupan kuliah tentu saja tidak akan berlangsung mulus karena kita akan mendapatkan tantangan-tantangan yang lebih besar. Kehidupan sebagai mahasiswa ini tentu saja akan semakin berat jika kamu jauh dari orang tua. Sehingga kamu juga harus tahu tips hemat mahasiswa supaya bisa tetap bertahan hidup.

Banyak mahasiswa yang kesulitan dalam mengatur keuangannya, apalagi waktu pertama sebagai mahasiswa baru. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa kamu coba untuk hidup hemat sebagai mahasiswa.

1. Buatlah Anggaran Keuangan

Setiap mendapatkan kiriman dari orang tua atau gaji bulanan, segeralah untuk membuat anggaran keuangan untuk jangka waktu tertentu, misalnya untuk sebulan. Catat apa saja pengeluaran rutin kamu selama sebulan seperti bayar kosan, makan, kuota internet, hingga perlengkapan untuk kuliah.

Sesuaikan anggaran yang telah kamu buat itu dengan budget yang dimiliki. Kamu bisa saja mengalokasikan dana untuk hiburan, tapi pastikan kalau kebutuhan utama kamu terpenuhi. Jika punya budget pas-pasan tapi kebelet pengen liburan, cobalah untuk mencari kerja freelance.

Ketika kamu kuliah, cobalah untuk memilih kos-kosan yang ada tempat khusus untuk memasak. Jadi di awal itu kamu bisa bawa peralatan untuk memasak dari rumah. Atau juga bisa beli patungan bersama teman-teman kosanmu.

2. Masak & Bawa Bekal Makanan Sendiri

Sepengalaman saya, memasak dan membawa makanan sendiri itu bisa menghemat pengeluaran yang sangat besar. Bahkan kalau kamu hanya bawa bekal nasi saja dari kosan, kamu sudah bisa menghemat uang cukup banyak dan bisa digunakan untuk keperluan lain.

Misalnya kalau kamu membeli seporsi makan dengan lauk sayur capcay, telur dadar, dan mustofa itu totalnya Rp8 ribu. Kalau tanpa nasi, kamu bisa memangkasnya hingga 3 ribu. Jadi kamu bisa membeli teman nasi di atas hanya dengan uang Rp5 ribu saja.

Bahkan teman nasi tersebut bisa kita gunakan untuk dua kali makan. Berarti sehari kamu hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp5 ribu saja untuk kebutuhan makan. Tapi jangan sampai ngirit juga ya karena kamu juga membutuhkan asupan gizi yang baik untuk tubuh.

Akan lebih hemat lagi kalau kamu bisa memasak sayuran dan lauk di kosan. Tapi jangan memaksakan juga jika kamu tengah sibuk dan tak punya waktu untuk memasak. Jadi cukup bawa nasinya saja dan untuk lauknya bisa beli di kantin atau warteg.

2. Bawa Minum Sendiri

Satu botol air mineral kemasan 600 ml biasanya dijual seharga Rp3.500 hingga 5.000. Jika kamu minum 2 botol air mineral sehari selama di kampus, berarti kamu perlu menggocek uang hingga Rp7.000 dalam sehari.

Sementara jika kamu bawa air dari kosan, kamu hanya perlu beli air dari depot air seharga Rp5.000. Meskipun kamu membeli air mineral asli yang harganya cukup mahal, tapi tetap kamu bisa memangkas dana untuk minum dengan cukup besar.

Ya kalau bisa bawalah air mineral dari kosan. Meskipun akan terasa berat dibawa, tapi itu bisa memangkas uang bulananmu. Uang yang seharusnya kamu gunakan untuk membeli air mineral di kampus bisa digunakan untuk keperluan lainnya.

3. Beli Buku Bekas

Buku merupakan sesuatu yang sangat penting untuk mahasiswa. Harga satu buku untuk satu mata kuliah itu umumnya mahal, apalagi untuk buku-buku tebal. Satu buku itu biasanya hanya dipakai untuk satu atau dua semester, dan di tahun selanjutnya kamu harus membelinya lagi.

Dalam satu semester itu biasanya akan ada lebih dari satu mata kuliah, berarti kamu harus menggocek banyak uang untuk membelinya. Tidak terbayang kan berapa uang yang harus kamu keluarkan? Nah untuk mengantisipasinya kamu bisa membeli buku-buku bekas.

Kalau kamu kuliah di Bandung, ada tempat yang menjual banyak buku-buku bekas Palasari. Ternyata kita bisa menghemat banyak uang. Nah di tahun berikutnya kamu bisa menjualnya lagi ke adik tingkat. Karena harganya yang murah dan tidak original, biasanya gambar yang akan ditampilkan hitam putih saja (fotocopy).

4. Memanfaatkan Perpustakaan

Kalau kamu memang tak punya budget buat beli buku, kamu bisa memanfaatkan perpustakaan. Setiap fakultas atau jurusan biasanya akan memiliki perpustakaan yang bisa kamu manfaatkan untuk menemukan banyak referensi. Kamu bisa pinjam buku yang dibutuhkan dan biasanya harus diperpanjang setiap seminggu sekali.

Buku-buku yang disediakan di perpustakaan itu sudah disortir untuk kebutuhan mahasiswanya. Dalam satu mata kuliah kamu tidak hanya akan terpaku pada satu referensi saja.

5. Pinjam Buku ke Kakak Tingkat

Kamu juga bisa mendapatkan buku gratis dengan meminjam kepada kakak tingkat. Tapi sebelumnya kamu harus memiliki hubungan yang baik terlebih dahulu dengan mereka. Kalau baik, mereka bakal ngasih bocoran-bocoran tugas yang diberikan dosen kepada kepada mereka.

Keuntungan lainnya jika kamu memiliki hubungan baik dengan kakak tingkat yaitu bisa membantumu untuk mendapatkan pekerjaan. Manfaatkan momen orientasi mahasiswa atau momen lainnya untuk bisa bercengkrama lebih dekat dengan mereka.

6. Manfaatkan E-Book

Kamu juga bisa mendapatkan buku-buku yang dibutuhkan di internet dan bisa didapatkan secara gratis. Ebook yang bisa kamu dapatkan bisa dijadikan referensi karena sangat lengkap dan gambar-gambar yang ditampilkan juga berwarna. Kamu bisa membaca ebook di smartphone atau laptop.

7. Jalan Kaki

Saya sarankan untuk memilih kos-kosan yang memang dekat dengan kampus, kecuali kamu bawa kendaraan pribadi. Paling tidak bisa dijangkau selama 10-15 menit dengan berjalan kaki. Tapi jangan maksain juga kalau kejauhan harus jalan kaki, manfaatkan saja angkutan umum.

Ketimbang naik angkutan umum atau bawa kendaraan pribadi, saya lebih enak jalan kaki. Selain ngirit, kita juga bakal terhindar dari macet yang bisa menguras banyak waktu di jalan. Kamu bisa cepat sampai ke kampus jika sudah tahu jalan tikusnya hehehe.

8. Manfaatkan Seminar dan Organisasi

Di kampus itu biasanya banyak kegiatan yang menyediakan makanan gratis, souvenir, dan voucher. Nah kamu bisa memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mendapatkan makanan secara gratis, apalagi di akhir bulan. Tapi motivasi kamu mengikuti kegiatan bukan hanya untuk dapat makan gratis saja ya.

Oh ya, selain bakal dapat ilmu dan makan gratis, kamu juga akan mendapatkan sertifikat karena telah mengikuti kegiatan seminar atau organisasi. Siapa tahu sertifikat tersebut sangat berguna untuk karirmu di masa mendatang. Tapi yang paling penting itu adalah kamu harus bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman.

9. Jangan Menyiksa Diri

Dulu saya pengen banget beli HP Android karena HP Nokia jadul saya sudah tidak bisa berfungsi dengan semestinya, terutama untuk kepentingan kuliah. Nabung yang saya lakukan terbilang cukup kejam dan menyiksa diri. Saya harus sering puasa dan makan dengan dengan lauk seadanya saja.

Saya masih ingat waktu itu dapat jatah bulanan dari orang tua itu sekitar 3-4 ratus sebulan dan itupun tidak sekaligus diberikan. Saya berhasil mengumpulkan uang sebanyak sekitar 8 ratusan dengan waktu 3 bulan. Karena HP jadul saya sudah tak berfungsi, ya terpaksa sisanya saya harus memohon bantuan ke orang tua.

Jangan sampai kamu menyiksa diri sendiri ketika menabung, kecuali memang kebutuhannya sudah benar-benar mepet. Jangan sampai tubuh kamu kurang gizi karena sering mengkonsumsi makanan bergizi. Kamu memang akan cepat mengumpulkan uang dengan cepat, tapi kamu tidak memikirkan efek jangka panjangnya. Karena hidup seperti itu hanya akan menyiksa diri kamu sendiri dan menjadi kontraproduktif.

10. Bekerja Freelance

Tips menabung yang selanjutnya yaitu dengan bekerja freelance atau paruh waktu. Hal ini perlu kamu lakukan jika ingin mengumpulkan pundi-pundi rupiah dengan cepat. Tapi jangan sampai pekerjaan ini mengganggu kewajibanmu sebagai seorang mahasiswa.

Untuk menjadi seorang mahasiswa yang bekerja freelance memang membutuhkan manajemen waktu yang baik. Karena pekerjaan itu tak boleh mengganggu kamu untuk kuliah.

Selain akan mempercepat dalam mengumpulkan pundi-pundi rupiah, bekerja freelance ini akan membantu karir kamu di masa depan. Karena bekerja bekerja paruh waktu sesuai dengan hobi kamu. Kalau hobi menulis, cobalah untuk mencari pekerjaan paruh waktu sebagai penulis.

11. Bisnis Sampingan

Selain bekerja paruh waktu, kamu juga bisa berbisnis sampingan untuk mengumpulkan uang dengan cepat. Kalau tidak punya produk, kamu bisa menjadi seorang dropshipper dimana tugas kamu hanya memasarkannya saja. Sementara untuk barang akan dikirim dari supplier.

Mahasiswa itu biasanya sering menggunakan media social Instagram atau Tiktok. Nah kamu bisa memanfaatkan kedua media social tersebut untuk berbisnis. Karena tak sedikit juga mahasiswa yang berhasil mendapatkan pundi-pundi rupiah dengan memanfaatkan Instagram.


12. Jalani Hidup Selayaknya Mahasiswa

Meskipun sudah mendapatkan uang dari hasil bisnis atau pekerjaan paruh waktu, tetaplah untuk memiliki gaya hidup sebagai mahasiswa. Jangan mentang-mentang banyak uang kamu hidup menghambur-hamburkan uang secara terkendali. Perlu diketahui ya kalau mahasiswa itu harus punya manajemen yang baik.

Itulah beberapa tips hidup hemat mahasiswa versi cecepkocep.com. Lakukanlah gaya hidup ini dengan sabar karena banyak manfaat yang akan kamu dapatkan. Selain untuk mengumpulkan uang, mental kamu akan semakin terasah terutama bersabar dalam mencapai sesuatu yang diinginkan. Semoga bermanfaat.
Cecepkocep
Cecepkocep Breaks the Limits!

Post a Comment for "11 Tips Hidup Hemat Mahasiswa Biar Ngga Boros"

Berlangganan via Email