Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

10 Cara Lulus Kuliah Tepat Waktu Untuk Menjadi Sarjana

cara lulus tepat waktu

Cecepkocep.com - Rasa senang, haru, dan bangga akan bercampur aduk ketika hari kelulusan telah tiba. Masa-masa indah dan sulit selama kuliah tidak akan pernah kita rasakan lagi terkecuali jika memang kita akan melanjutkan kuliah di jenjang selanjutnya. Tak sedikit mahasiswa yang ingin tahu cara lulus tepat waktu.

Harapan kita untuk bisa lulus tepat waktu tentu saja tak bisa diraih begitu saja karena banyak tantangan yang harus dihadapi. Banyak keringat dan air mata yang harus kita keluarkan untuk bisa lulus tepat waktu, apalagi dengan kemampuan yang terbatas.

10 Cara Lulus Kuliah Tepat Waktu 4 Tahun

Selama kita mau berusaha, pasti ada hal yang bisa dilakukan supaya bisa lulus tepat waktu. Selain bisa mencegah pengeluaran biaya kuliah, lulus tepat waktu juga akan mempercepat kita untuk bisa terjun ke lapangan pekerjaan. Ok langsung saja ini dia strategi agar bisa lulus S1 tepat waktu.

1. Jangan Malas Belajar

Kewajiban kita sebagai mahasiswa tidak lain adalah belajar berbagai macam hal baik itu yang sesuai dengan jurusan yang diambil maupun yang lainnya. Jadi jangan sampai malas untuk terus belajar. Jika kita terus mau belajar, kemungkinan kita untuk lulus tepat waktu menjadi lebih besar.

Proses belajar tidak hanya berlangsung di dalam kelas saja, tapi juga bisa di tempat lain. Kita bisa belajar di kosan atau bahkan di lapangan ketika sedang mengikuti kegiatan mahasiswa.

2. Rajin Masuk Kelas

Kenapa kita harus rajin masuk kelas?

Meskipun tidak bisa menjamin kita bisa mendapatkan nilai bagus, tapi setidaknya kita bisa aman dari panggilan dosen di akhir semester. Karena biasanya kalau kita tidak hadir 3 kali pertemuan dalam satu mata kuliah selama satu semester, maka siap-siap saja kita dipersulit di akhir semester.

Biasanya dosen juga tentu saja tidak ingin memberikan nilai yang sangat jelek kalau mahasiswanya sering masuk kelas. Jadi kita bisa terhindar dari mendapatkan nilai jelek yang bisa menghambat kita untuk mengulang mata kuliah di semester selanjutnya.

Semakin banyak jumlah SKS yang kita ambil, tentu saja kita akan lebih sering untuk masuk kelas. Dengan begitu, semakin banyak pula tugas yang akan kita dapatkan dalam satu semester. Target kita tak perlu tinggi-tinggi sampai dapat nilai A, target mendapat nilai B juga perlu disyukuri.

Tapi pastikan kalian untuk memiliki target beberapa mata kuliah untuk mendapatkan nilai A. Sehingga IPK kita bisa di atas lebih dari 3 di akhir semester nanti.

3. Ikuti Perkuliahan dengan Baik

Jangan mengemis nilai dari dosen meskipun kalau kamu rajin masuk kelas kemungkinan untuk mendapatkan nilai aman sangat terbuka lebar. Tapi kalian tetap harus mengikuti perkuliahan dengan baik dengan cara memperhatikan materi yang diberikan dosen dan aktif untuk bertanya.

Pada dasarnya kamu memang bisa belajar dimana saja, tapi di dalam kelas kalian bisa mendapatkan lebih banyak hal di dalam kelas. Jadi strateginya begini, pagi hari sebelum kuliah itu kita baca dulu materi yang akan dipelajari. Jadi ketika dosen memberikan materi pun kita bisa memahaminya dengan mudah.

Kalau kalian punya hal-hal penting yang sangat mengganjal bisa ditanyakan langsung ke dosen. Jadi kita bisa dengan mudah menguasai materi kuliah yang diambil. Tapi cara ini sangat sulit kalau dilakukan terhadap semua mata kuliah yang kita ambil.

Jadi, kita bisa dengan serius pada beberapa materi kuliah yang benar-benar diminati. Misalnya 3 mata kuliah harus mendapatkan nilai A, maka kita harus intens terhadap ketiga mata kuliah tersebut. Sementara untuk yang lainnya mendapatkan nilai B pun sudah cukup.

4. Pertimbangkan Jumlah SKS yang Diambil

Jika mengacu pada peraturan, kita dinyatakan lulus kuliah jika telah menyelesaikan 144 SKS. Oleh sebab itu kita harus mempertimbangkan jumlah SKS yang diambil hingga mencapai SKS dengan jumlah tersebut hingga akhir perkuliahan.

Biasanya pihak jurusan akan menentukan sendiri jumlah SKS yang diambil untuk mahasiswa tingkat pertama. Jadi kita tidak bisa berbuat banyak dalam memilih SKS di tahun pertama. Kita bisa menentukan jumlah SKS dan mata kuliah yang akan diambil di semester selanjutnya setelah tahun pertama selesai.

Kalau di semester 2 mendapatkan IP 3 keatas, kita bisa mengambil lebih banyak SKS. Jadi, mata kuliah yang seharusnya diambil di semester 5, kita bisa dahulukan di semester 3. Jadi kita bisa lebih cepat untuk mencapai 144 SKS.

Tapi, banyak mahasiswa yang ikut-ikutan dalam menentukan mata kuliah yang akan diambil. Alhasil, mereka tidak mendapatkan nilai yang maksimal di akhir semester, bahkan harus diulang di semester selanjutnya. Hal seperti itu tentu hanya akan buang-buang waktu.

Jadi, usahakan kita itu harus memiliki rencana studi sendiri dan jangan berpaku pada orang lain. Jangan sampai kalian ikut-ikutan supaya ada teman di mata kuliah yang kamu ambil.

5. Kerjakan Semua Tugas yang Diberikan Dosen

Biasanya, tugas bisa bisa menjadi salah satu hal yang sangat berpengaruh terhadap nilai akhir yang akan kita dapatkan. Jadi tak ada salahnya untuk mengerjakan semua tugas yang diberikan dosen sebaik mungkin.

Sebagian besar mahasiswa menganggap kalau dosen telah memberikan tugas yang sangat berat terhadap mahasiswanya. Tapi sebenarnya hal itu akan melatih sisi mental kita dalam menghadapi tantangan. Selain itu kita juga bisa lebih paham lagi terhadap mata kuliah yang diambil.

Jadi sebisa mungkin kerjakan tugas dari dosen sebaik mungkin dan selesaikan tepat waktu.

6. Tentukan Prioritas Kegiatan

Memang tak bisa dibantah kalau mahasiswa itu bisanya memiliki tingkat kesibukan yang sangat tinggi. Apalagi kalau kita adalah mahasiswa yang aktif untuk kegiatan mahasiswa dengan mengikuti organisasi atau UKM. Perlu diakui, kegiatan selain di bangku kelas juga akan memberikan banyak manfaat.

Tapi tak sedikit mahasiswa yang rela mementingkan kepentingan kegiatan organisasi atau UKM. Akibatnya, kuliah mereka terbengkalai dan mendapatkan nilai yang kurang memuaskan. Hal ini juga bisa menghambat kita untuk lulus kuliah tepat waktu.

Untuk menghindari hal seperti itu, kita tentu saja harus bisa manajemen waktu dengan baik. Kita harus bisa menentukan skala prioritas dari setiap kegiatan, mana yang harus benar-benar dilakukan dan mana yang harus dibiarkan.

Satu lagi, hindari kegiatan-kegiatan yang tidak bermanfaat seperti nongkrong tidak jelas. Kegiatan ini bukannya tidak boleh dilakukan, tapi jika dilakukan di waktu yang tidak tepat tentu akan berdampak buruk.

7. Tentukan Topik Skripsi Sejak Awal

Kalau sudah menuntaskan lebih banyak jumlah SKS, kita sudah bisa menentukan topik skripsi yang akan diambil. Kita juga perlu riset terlebih dahulu dalam menentukan topik skripsi. Jangan sampai kita memilih judul skripsi yang sangat sulit oleh diri kita sendiri.

Kita bisa memilih topik skripsi yang sesuai dengan mata kuliah yang benar-benar kita minati atau kuasai. Dengan kata lain, topik skripsi yang diambil berhubungan dengan materi kuliah yang kita kuasai. Sehingga akan mempermudah kita selama mengerjakan skripsi.

Sebelumnya kita juga bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dosen akademik. Mereka biasanya tahu kita itu cocoknya mengambil topik skripsi apa.

Hal lain yang harus dipertimbangkan adalah biaya. Jangan sampai kita itu mengambil topik skripsi yang memerlukan biaya yang sangat besar. Pilihkan topik skripsi yang murah, mudah dilakukan, dan benar-benar kita kuasai.

8. Sering Temui Dosen Pembimbing

Dosen pembimbing memiliki peranan yang sangat penting untuk kelulusan kita. Sering-seringlah menemui beliau untuk mengkonsultasikan hasil penelitian kamu. Meskipun hasil penelitian kita tidak sesuai, langsung saja konsultasikan.

Dengan sering berkonsultasi, dosen pembingbing akan memberikan solusi terbaik untuk penelitian kamu. Kalau kamu sudah melakukan saran yang diberikan dosen tapi tetap gagal, kamu bisa negosiasi lagi. Karena kita sudah banyak mencoba, sementara kita memiliki tujuan untuk lulus tepat waktu.

Biasanya dosen pembingbing akan memberikan alternatif supaya kamu bisa melakukan penelitian lebih mudah. Sehingga kamu bisa mendapatkan hasil dan bisa lanjut untuk mengerjakan skripsi.

9. Selektif dalam Berteman

Maksud dari poin ini bukan berarti harus gaul dengan teman tertentu dan menjauhi teman kita yang lainnya. Karena bagaimanapun juga membangun relasi itu sangatlah penting di dunia perkuliahan itu. Tapi kita harus bisa selektif dalam memilih teman bergaul.

Karena kita punya tujuan ingin lulus tepat waktu, dekatilah teman teman yang memiliki tujuan yang sama. Misalnya bergaul dengan teman yang rajin, sehingga kita juga bisa ikut rajin. Bergaul deng dengan orang yang positif kita juga akan diiringi oleh energi positif.

10. Berdoa

Jangan menyepelekan keberadaan Tuhan ketika ingin mencapai sesuatu, termasuk jika kita ingin lulus tepat waktu. Meskipun kita telah melampaui jalan terjal untuk bisa mencapai tujuan, tapi jika Tuhan tidak menghendaki apalah daya. Oleh sebab itu kita harus benar-benar meminta yang terbaik dari-Nya di dalam doa.

Banyak mahasiswa yang tiba-tiba gagal lulus tepat waktu, padahal dia mendapatkan nilai bagus, tidak ada mata kuliah yang diulang, dan penelitian lancar. Tapi sayang dia harus gagal di sidang skripsi. Jadi apapun masih bisa terjadi, sehingga doa sangat diperlukan.

Baca juga: Tips Agar Tidak Mengulang Mata Kuliah

Kenapa Harus Lulus Tepat Waktu?

Kita sudah tahu beberapa tips supaya bisa lulus tepat waktu. Tapi kenapa sih kita itu harus tepat waktu?

  • Bisa memulai karir lebih awal,
  • Menghindari tambahan biaya,
  • Lebih leluasa untuk melakukan berbagai hal,
  • Memberikan kebanggaan pada orang tua.

Lulus kuliah tepat waktu berapa tahun sih? Untuk bisa lulus tepat waktu, kita harus menyelesaikan perkuliahan selama 4 tahun. Tapi sebenarnya kita juga bisa lulus selama 3.5 tahun meskipun harus dengan perjuangan yang sangat sulit.

Tapi, lulus cepat juga tidak cukup jika kita tidak membekali diri dengan kemampuan. Penulis rasa percuma lulus 3.5 tahun tapi kita tidak memiliki portofolio yang sangat jelek. Karena percuma saja kalau kita mencari pekerjaan jika hanya terpaku dengan IPK.

Setidaknya ketika kita lulus sudah memiliki skil yang benar-benar dikuasai, meskipun itu diluar mata kuliah yang diambil. Atau kamu juga bisa menggemukan portofolio dengan mengikuti kegiatan pertukaran pelajar ke luar negeri. Pihak HRD juga akan mempertimbangkan calon pekerja yang memiliki pengalaman bagus.

Itulah beberapa cara lulus kuliah tepat waktu yang bisa kita terapkan. Kuliah cepat lulus memang sangat diperlukan, tapi jika harus diimbangi dengan kemampuan yang bagus. Jangan sampai lulus kuliah hanya bermodalkan IPK besar saja. Semoga bermanfaat.

Cecepkocep
Cecepkocep Breaks the Limits!

Post a Comment for "10 Cara Lulus Kuliah Tepat Waktu Untuk Menjadi Sarjana"

Berlangganan via Email