Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Tips Melontarkan Jawaban Interview Motivasi Kerja

jawaban interview motivasi kerja

Ketika tengah proses interview kerja, biasanya kamu akan ditanya mengenai motivasi kamu kerja di perusahaan itu apa. Jawabannya tentu saja harus kamu persiapkan sejak awal supaya kamu bisa menghadapinya dengan lancar. Nah disini kamu akan tahu jawaban interview motivasi kerja yang baik itu seperti apa.

Interview kerja itu memang tidak bisa dianggap remeh karena jika lolos di tahap ini kemungkinan kamu untuk bekerja menjadi terbuka lebar. Biasanya tes wawancara kerja ini akan berjalan dengan lancar kalau kamu bisa membangun komunikasi dengan baik.

Jawaban Interview Kerja yang Baik dan Benar

Tentu saja pihak HRD dari masing-masing perusahaan punya alasan tersendiri kenapa pertanyaan motivasi kerja selalu dilontarkan. Perlu kamu ketahui bahwa pertanyaan ini tak bisa dianggap sepele karena pihak perusahaan ingin merekrut karyawan yang punya motivasi kerja yang tinggi.

Rasanya tidak profesional kalau menjawab pertanyaan motivasi kerja hanya sekedar untuk mendapatkan gaji setiap bulannya. Kamu tentu harus bisa memberikan respon dengan kata-kata yang positif dan semangat supaya pihak HRD bisa tergerak untuk menaruh kepercayaan kepada kamu.

Nah, berikut ini adalah beberapa tips untuk menjawab pertanyaan motivasi kerja ketika wawancara.

1. Sesuai dengan Pekerjaan yang Dilamar

Tips pertama, pastikan untuk menjawab pertanyaan motivasi kerja sesuai dengan bidang pekerjaan yang kamu lamar. Jangan sampai kamu melontarkan jawaban yang tidak sesuai dengan bidang pekerjaan kamu.

Misalnya, kamu melamar pekerjaan di bidang marketing. Tapi kamu menjawab motivasi kerja supaya tidak bisa bertemu dengan banyak orang. Kalau jawab kamu seperti itu kemungkinan besar lamaran kamu akan ditolak karena bidang ini akan selalu berhubungan dengan klien di luar lapangan.

2. Berikan Jawaban yang Positif dan Antusias

Kamu tentu memiliki peluang yang lebih besar untuk diterima jika menjawab pertanyan dengan antusias dan bernada positif. Karena semua perusahaan menginginkan para pekerjanya yang memiliki antusiasme tinggi dan pikiran yang positif.

Ketika menjawab motivasi kerja, pastikan kamu melontarkannya dengan antusias, sehingga bisa memberikan kesan yang baik pada recruiter atau HRD. Hindari untuk menjawab pertanyaan dengan nada biasa-biasa saja atau bahkan lemas. Karena recruiter akan mengurangi penilaian kamu.

3. Jangan Membanggakan Diri

Membanggakan diri sendiri dan motivasi yang baik ketika bekerja memang sangat baik. Tapi kamu tetap harus  bisa mengontrolnya dengan baik supaya tidak terlalu berkesan membanggakan diri kamu sendiri. Sehingga di mata recruiter kamu akan terkesan congkak yang bisa memberi sinyal negatif untuk perusahaan.

Karena semua perusahaan ingin karyawannya bisa diajak bekerjasama dengan baik untuk mencapai tujuannya. Memang tidak salah kalau kamu membanggakan diri kamu sendiri, tapi harus dilontarkan dengan porsi yang wajar. Cobalah untuk memberikan jawaban secara hati-hati supaya tidak terjadi kesalahpahaman.

4. Jawab Pertanyaan Sejujurnya

Tips paling ampuh untuk jawaban interview kerja yang baik dan benar yaitu dengan jujur dan sesuai dengan kemampuan kamu. Menjawab pertanyaan dengan jujur akan mempermudah kamu mendapatkan sesuatu yang menyenangkan.

Nantinya kamu bisa hidup dengan lebih tenang karena tidak ada apapun yang disembunyikan. Jangan sampai kamu memberikan berbohong atau melontarkan pernyataan palsu. Karena pihak recruiter akan tahu kalau kamu tengah berbohong dilihat dari bahasa tubuhmu.

Oleh sebab itu, pastikan untuk menjawab pertanyaan motivasi sejujur-jujurnya dengan penuh percaya diri. Kamu bisa mempersiapkannya sebelum tes wawancara dimulai.

Baca juga: Cara Membut CV Lamaran Kerja yang Baik dan Benar

Jawaban Motivasi yang Harus Dihindari

Di atas kamu sudah tahu ya cara melontarkan jawaban motivasi yang baik dan benar. Nah sekarang kamu harus tahu beberapa jawaban yang harus dihindari karena bisa memperkecil peluang kamu diterima bekerja di perusahaan. Yuk kita simak ulasannya di bawah.

1. Mencari Pengalaman Baru

Salah satu contoh jawaban saat interview untuk fresh graduate adalah ingin mendapatkan pengalaman baru. Sebaiknya kamu menghindari jawaban tersebut karena bagaimanapun juga tempat kerja bukanlah tempat untuk mencari pengalaman baru.

Jadi kamu harus benar-benar memiliki skil ketika akan melamar di perusahaan. Meskipun status kamu adalah fresh graduate, tapi perusahaan tentu ingin merekrut karyawan baru yang berpengalaman dan memiliki skill. Jadi pastikan kamu sudah memiliki skill dan pengalaman ketika akan melamar pekerjaan.

Oleh karena itu, ketika status kamu masih mahasiswa cobalah untuk mengikuti magang di sebuah perusahaan. Meskipun nantinya kamu dibayar dengan jumlah yang kecil, tapi kamu sudah mendapatkan pengalaman.

2. Mendapatkan Gaji yang Lebih Besar

Memang tak bisa dihindari kalau motivasi kita bekerja itu yaitu untuk mendapatkan gaji. Tapi pihak recruiter tidak ingin mendengar pernyataan ini jika kamu ditanya tentang motivasi kerja. Sudah merupakan hal yang pasti kalau perusahaan akan membayar setiap karyawannya.

Hanya saja pihak perusahaan memiliki standar untuk memberikan gaji kepada setiap karyawannya. Di akhir interview, recruiter juga akan menanyakan berapa kisaran gaji yang kamu inginkan. Jadi, jangan sampai kamu menjawab ingin mendapatkan gaji yang besar ketika ditanya motivasi bekerja.

3. Mengisi Waktu Luang

Jawaban seperti ini tentu akan terkesan konyol dan tidak serius, sehingga kamu harus menghindarinya. Bahkan kamu tidak akan diterima untuk bekerja di perusahaan yang dilamar. Karena kamu dianggap tidak serius dalam bekerja dan nantinya kamu bisa bekerja secara sembarangan.

Pekerjaan yang akan kamu lakukan nanti itu bukanlah pekerjaan yang main-main atau hanya sekedar mengisi luang saja. Sehingga kamu membutuhkan motivasi yang sangat baik supaya bisa menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Jadi, pikirkan baik-baik setiap jawaban yang akan kamu lontarkan ketika wawancara.

Nah di bawah ini adalah beberapa contoh jawaban interview motivasi kerja yang baik dan benar seperti kami lansir dari Job-Like Magazine

  • “Saya bertanggung jawab terhadap beberapa proyek, dimana saya berada di dalam tim pengembangn dan pelaksanaan program. Tim bisa mengirimkan produk perangkat lunak tepat waktu.”
  • “Saya memiliki motivasi untuk melakukan pekerjaan di posisi apapun dan menjadi yang paling unggul, bisa sukses dalam pekerjaan baik itu untuk kepuasan pribadi, pimpinan, maupun perusahaan.”
  • “Saya termotivasi oleh tantangan untuk menyelesaikan produk dengan lebih cepat dari tempo yang diberikan dan bisa mengelola tim supaya bisa mencapai target.”
  • “Saya selalu memastikan bahwa klien perusahaan saya bisa mendapatkan pelayanan yang sangat baik. Saya menganggap hal itu sebuah yang yang sangat penting bagi saya, perusahaan, dan klien untuk memberikan pengalaman pelanggan yang positif.”

Contoh di atas jangan dijadikan acuan mutlak dan harus kamu ikuti. Karena pada dasarnya kamu harus menjawab pertanyaan yang mudah dipahami oleh pihak recruiter. Pastikan juga untuk menjawab sesuai dengan 4 poin di atas.

Itulah beberapa tips untuk kamu untuk melontarkan jawaban interview motivasi kerja. Pastikan kamu mempersiapkan jawabannya dengan benar dan menjawabnya dengan penuh percaya diri. Jangan panik dan berpikir positif terhadap jawabanmu. Semoga bermanfaat.

Cecepkocep
Cecepkocep Breaks the Limits!

Post a Comment for "Tips Melontarkan Jawaban Interview Motivasi Kerja"

Berlangganan via Email