Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Jangan Boros! Inilah 11 Cara Mengatur Keuangan Anak Kos

cara mengatur keuangan anak kos

Cecepkocep.com - Ketika menjadi seorang anak kos, kita dipaksa untuk menjadi pribadi yang lebih mandiri. Karena kita akan melakukan banyak hal untuk memenuhi kehidupan kita sendiri, termasuk dalam mengelola keuangan. Cara mengatur keuangan anak kos itu sangat sulit jika belum terbiasa hidup sederhana.

Anak kos yang saya maksud disini adalah anak kos mahasiswa dimana kamu belum mendapatkan pekerjaan. Secara tidak langsung kamu harus bisa mengelola keuangan yang diterima dari orang tua periode waktu tertentu. Mengelola keuangan dengan baik tentu akan memberikan dampak yang positif untuk kamu di masa mendatang.

Nah pada artikel kali ini Cecepkocep akan memberikan sedikit tips dan trik mengelola keuangan untuk anak kos. Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman saya ketika tengah menjalani mahasiswa. Yuk langsung saja kita lihat penjelasannya di bawah ini.

1. Buat Catatan Keuangan

Cara pertama yang bisa kamu lakukan yaitu dengan membuat catatan keuangan anak kos terlebih dahulu. Di dalam catatan kuangan tersebut, kira-kira uang jajan yang diberikan oleh orang tua kamu digunakan untuk apa saja.

Tuliskan daftar pengeluaran yang lebih penting terlebih dahulu seperti biaya makan, uang kuliah, beli isi ulang air, dan sebagainya. Sisihkan juga untuk pengeluaran yang sifatnya mendadak, misalnya fotokopi modul belajar di kampus.

2. Atur Jatah Uang Per Hari

Dari catatan keuangan yang telah dibuat sebelumnya, kamu tentunya sudah tahu kira-kira berapa jatah uang yang akan kamu gunakan perharinya. Sebisa mungkin jangan sampai pengeluaran harian kamu melebihi batas yang telah ditentukan sebelumnya.

Misalnya, jatah pengeluaran per hari saya yaitu Rp10 ribu dimana pengeluaran tersebut digunakan untuk 2x makan. Sesuaikan juga dengan uang yang diberikan oleh orang tua kamu setiap bulannya. Di tahun 2014-2019, uang Rp10 ribu sangat cukup untuk kebutuhan makan.

3. Masak dan Bawa Bekal

Memasak dan membawa bekal ke kampus bisa menghemat pengeluaran kamu hingga 50 persen. Setidaknya kamu membawa bekal nasinya saja, sementara untuk lauk dan sayurannya beli di kantin.

Untuk satu porsi normal misalnya kamu harus menghabiskan Rp10 ribu, berarti untuk satu 2 kali makan Rp20 ribu. Jika kamu bawa bekal, kamu bisa menghemat hingga Rp 12 Ribu dalam sehari. Sangat besar bukan?

4. Bawa Minum Sendiri

Kalau beli air mineral di kantin, kamu harus menggocek uang hingga Rp5 ribu untuk satu botol dengan kemasan 600 mL. Untuk kebutuhan air minum saja kamu harus mengeluarkan uang hingga Rp10 ribu hingga Rp15 ribu jika membelinya di kantin.

Nah kebutuhan untuk minum ini bisa kamu minimalisir dengan membawa air minum sendiri dari kosan. Membeli air mineral satu galon hanya membutuhkan uang sebesar Rp5 ribu hingga Rp15 ribu. Air mineral 1 galon itu tentu saja saja sangat cukup untuk bekal seminggu lebih.

5. Cari Tempat Makan Murah

Untuk menekan biaya pengeluaran, hindari untuk makan di tempat-tempat yang mahal seperti café. Saya sarankan kalau untuk makan di warteg saja karena sangat terjangkau. Biasanya di area kampus juga ada warung nasi padang paket Rp10 ribu kalau kamu ingin makan lebih enak lagi.

Makan di luar memang boleh-boleh saja, tapi kamu harus kembali menyesuaikan dengan budget yang dimiliki. Dengan budget bulanan sekitar Rp500 ribu, sangat disayangkan kalau digunakan untuk membeli makan di tempat-tempat yang mahal.

Sekali makan di luar biasanya menghabiskan uang mulai dari Rp15 ribu hingga Rp50 ribu. Dengan jumlah uang dikeluarkan sebesar itu, kita bisa menggunakannya untuk pengeluaran selama beberapa hari.

6. Kumpulkan Uang Recehan

Percaya atau tidak, uang recehan itu sangatlah berharga ketika akhir bulan telah tiba. Saya sendiri biasanya menyediakan tempat khusus untuk uang recehan. Setelah belanja dari warung atau minimarket biasanya akan ada kembalian uang receh, nah uang tersebut saya masukkan ke tempat khusus.

Meskipun uang recehan yang kamu punya hanya 500 rupiahan, tapi kalau banyak tentu akan sangat berharga. Biasanya sebulan itu akan terkumpul hingga Rp20 ribu, nah bisa kamu gunakan untuk 4 kali makan.

Baca juga: 11 Tips Menjadi Mahasiswa Produktif yang Terbuktif Efektif

7. Belajar Menabung

Cara menabung anak kost sebenarnya cukup sulit, apalagi kalau kamu memiliki gaya hidup konsumtif dan punya uang pas-pasan. Tapi kalau kamu melakukan cara-cara diatas, sebenarnya masih bisa untuk menabung. Minimal Rp2 ribu sehari saja pasti bisa.

Kamu tentukan terlebih dahulu tujuan kamu menabung itu untuk apa. Apakah untuk beli handphone baru, liburan, atau kebutuhan yang lainnya. Setelah itu, prioritaskan untuk menabung dengan cara menabung terlebih dahulu sebelum uang jajan kamu digunakan untuk yang lainnya.

8. Cuci Pakaian Sendiri

Jangan malas untuk mencuci pakaian sendiri ketika sudah menjadi seorang anak kost. Meskipun banyak jasa laundry yang menawarkannya dengan harga yang terjangkau, tapi akan lebih hemat lagi kalau kamu mencucinya sendiri.

Untuk 1 kilogram pakaian itu biasanya dihargai sebesar Rp5 ribu. Sementara dalam seminggu banyak pakaian yang harus dicuci sebanyak 4 kilogram. Berarti uang yang harus kamu keluarkan untuk keperluan laundry adalah Rp80 ribu.

Coba kalau cuci sendiri, kamu hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp10 ribu saja sebulan untuk membeli deterjen. Uang yang seharusnya digunakan untuk keperluan laundry bisa kamu gunakan untuk keperluan lain seperti membeli buku atau untuk pergi liburan.

9. Hemat Menggunakan Kuota Internet

Internet merupakan hal yang wajib dimiliki oleh mahasiswa, apalagi sekarang tengah tren belajar online. Pintar-pintarlah dalam memilih provider supaya bisa mendapatkan paket hemat.

Kalau perlu, belilah kuota internet untuk jatah satu bulan ke depan. Oleh sebab itu hindari mengunduh atau menonton untuk hal-hal yang tidak penting. Kuota internet itu kamu gunakan untuk WhatsApp dan internetan mencari referensi yang menunjang perkuliahan.

10. Manfaatkan Wifi Gratis

Di kampus biasanya akan menyediakan internet atau wifi gratis untuk para mahasiswanya. Manfaatkanlah fasilitas ini sebaik mungkin supaya bisa menghemat kuota internet kamu. Kalau bisa, kuota internet digunakan ketika sedang di luar kampus saja.

Kalau kamu harus download file-file besar seperti ebook atau video belajar, sebaiknya memanfaatkan fasilitas wifi tersebut. Sehingga tidak akan menguras kuota internet dan kamu bisa lebih leluasa menggunakannya.

11. Mulai Kerja Sampingan

Kalau kamu ingin menabung lebih cepat dan ingin sedikit terbebas dari sisi finansial, kerja sampingan harus segera kamu lakukan. Tapi untuk awal-awal menjadi mahasiswa kamu akan cukup kesulitan untuk memulai kerja sampingan karena masih banyak jadwal kuliah yang harus diikuti..

Kamu bisa mulai bekerja sampingan ketika sudah berada di semester 4 ke atas. Tapi kalau di awal-awal kuliah sudah nyantai, langsung saja kerja supaya pengalaman kamu semakin banyak.

Itulah cara mengatur keuangan anak kos versi Cecepkocep. Semoga cara ini sangat bermanfaat untuk kamu yang diberi uang bulanan pas-pasan oleh orang tua. Meskipun begitu, kamu mesti tetap harus bersyukur karena kamu telah diberi kesempatan untuk menempuh pendidikan lebih tinggi.

Cecepkocep
Cecepkocep Breaks the Limits!

Berlangganan via Email