Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Daftar Bahan Kimia Makanan yang Berbahaya Bagi Kesehatan

Cecepkocep.com - Kita sebagai konsumen dituntut harus lebih waspada dan jeli ketika membeli produk makanan. Karena sekarang ini sudah marak pedagang yang menjual makanan dan minuman yang dicampur dan bahan-bahan kimia berbahaya. Di kota-kota besar sudah banyak perusahaan yang jual bahan kimia Jakarta.

Satu hal yang harus diperhatikan, hindari makanan yang mengandung bahan pengawet atau bahan-bahan kimia dengan dosis yang banyak. Sebaiknya belilah makanan yang segar supaya nutrisi dan keamanannya juga terjamin.

Bahan Kimia Makanan yang Berbahaya

jual bahan kimia Jakarta

Ada beberapa bahan kimia pada makanan yang sampai saat ini masih disalahgunakan oleh para pedagang. Hasilnya memang akan menghasilkan cita rasa yang nikmat, tapi memiliki dampak yang buruk untuk kesehatan. Berikut ini adalah bahan makanan yang harus Anda hindari karena berbahaya.

1. MSG

Monosodium Glutamat (MSG) atau sering disebut sebagai micin merupakan zat aditif yang berperan sebagai penyedap rasa pada makanan. Bahan ini tidak hanya digunakan pada makanan cepat saji saja, tapi juga digunakan dalam masakan rumahan.

Beberapa pakar kesehatan menyebutkan bahwa micin ini bisa menyebabkan masalah pada saraf dan kerja otak. Efeknya kita akan menjadi lemot dalam berpikir. Bahkan micin ini menjadi penyebab kenapa kita sering sakit kepala dan mual-mual.

2. Asam Sorbat

Zat kimia ini biasanya akan terdapat dalam makanan kemasan karena berperan sebagai bahan pengawet. Sebenarnya Asam Sorbat ini dikategorikan sebagai zat aditif yang aman jika mengacu pada Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA).

Meskipun sudah dianggap aman, tapi Asam Sorbat ini bisa memicu alergi pada orang-orang tertentu. Tapi untuk reaksi alergi yang timbul tergolong ringan. Sebaiknya hindari makanan yang mengandung Asam Sorbat dengan dosisi yang tinggi perlu dihindari.

3. Natrium Benzoat

Natrium Benzoat merupakan zat aditif yang digunakan pada makanan asa atau minuman bersoda. FDA telah mengklaim bahwa bahan kimia ini aman dikonsumsi.

Tapi, pada penelitian yang baru-baru ini dilakukan menunjukkan bahwa Natrium Benzoat ini bisa meningkatkan hiperaktivitas pada anak. Jika bereaksi dengan vitamin C, Natrium Benzoat ini akan berubah menjadi Benzena yang bisa meningkatkan resiko kanker.

Beberapa vitamin C yang biasanya terdapat dalam minuman adalah asam sitrat dan asam askorbat. Anda harus hati-hati jika ada yang mengkombinasikannya dengan Asam Benzoat dan natrium Benzoat.

4. Natrium Nitrit

Zat Aditif ini biasanya digunakan sebagai bahan pengawet dalam olahan daging untuk menghambat pertumbuhan bakteri. Tak hanya itu, zat aditif ini juga akan membuat cita rasa daging menjadi asin. Natrium Nitrit ini juga akan membuat daging berwarna pink, sehingga akan terlihat masih segar.

Tapi, bahan kimia ini akan bereaksi ketika terkena suhu panas menjadi nitrosamin. Ini adalah zat yang menjadi penyebab kanker usus besar, kanker perut, kanker kandung kemih, dan kanker payudara.

Oleh sebab itu sebisa mungkin untuk memproses daging segar sendiri supaya terhindar dari bahan berbahaya itu. Karena efek yang diberikan setelah bereaksi akan sangat berbahaya.

5. Akrilamida

Zat kimia ini akan terbentuk ketika suatu makanan dipanaskan dengan suhu yang tinggi. Pemanasan itu bisa dilakukan dengan cara digoreng, dipanggang, maupun dibakar.

Dalam sebuah penelitian menyebutkan jika konsentrasi akrilamida yang terlalu tinggi akan memicu kanker. Karena bahan kimia ini bersifat karsinogenik.

Ketika memasak kentang atau makanan yang dipanggang seperti sereal dan roti, sebaiknya jangan memanaskannya terlalu tinggi. Karena bisa memicu terbentuknya akrilamida.

6. Pewarna Makanan

Saat ini sudah banyak supplier bahan kimia maupun toko kimia terdekat yang menjual pewarna makanan. Pihak yang berwenang juga sudah mengklaim bahwa pewarna buatan ini sangat aman digunakan.

Tetapi saat ini sudah banyak orang yang sudah beralih untuk menggunakan bahan pewarna buatan dibandingkan pewarna alami. Jika dikonsumsi sesekali memang tidak akan berefek apapun. Tapi dalam jangka waktu yang panjang tentu akan sangat berbahaya, sehingga sebaiknya pewarna buatan ini harus dihindari.

7. Pemanis Buatan

Beberapa pemanis buatan yang terdapat pada minuman adalah aspartam dan sakarin. Keduanya banyak digunakan pada makanan dan minuman yang rendah kalori.

Dari penelitian disebutkan jika kedua bahan pemanis buatan itu bisa menurunkan berat badan dan bisa mengatur kadar gula darah dalam tubuh. Tak heran jika sekarang banyak orang yang memilih pemanis buatan ini ketimbang gula pasir yang tentu lebih sehat dan alami.

Tapi jika pemain buatan digunakan dalam dosis yang berlebihan tentu tidak akan baik bagi kesehatan. Para ahli juga menganjurkan kita untuk mengkonsumsinya dengan batas yang wajar.

Sekarang ini sudah banyak distributor bahan Kimia Jakarta, sehingga kemungkinan adanya makanan yang berbahaya juga banyak. Apalagi sekarang ini sudah ada segelintir orang yang jual bahan kimia Jakarta secara ilegal. Jadi hati-hati dalam membeli produk makanan ataupun minuman.

Cecepkocep
Cecepkocep Breaks the Limits!

Berlangganan via Email